SEJARAH PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN DOKTOR BAHASA INDONESIA

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di dunia. Akan tetapi, jumlah penduduk yang besar itu tidak berbanding lurus dengan jumlah penduduk yang berpendidikan pascasarjana, terutama program doktor. Rasio jumlah penduduk Indonesia dan jumlah yang berpendidikan doktor masih sangat rendah rendah, masih kalah dengan Malaysia, apalagi Singapura. Padahal, negeri ini sangat memerlukan pakar yang berpendidikan doktor untuk pengembangan IPTEKS dan proses percepatan pembangunan di segala sektor. Gejala masih rendahnya masyarakat Indonesia yang berpendidikan doktor disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya masih kurangnya lembaga pendidikan yang bisa menampung masyarakat yang berminat melanjutkan studi jenjang program doktor. Dengan didorong untuk meningkatkan jumlah doktor di Indonesia, kami merancang pendirian Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia di ULM. Pendirian program studi ini dimulai dengan penyusunan proposal pendirian program studi oleh tim yang ditunjuk oleh Direktur Program Pascasarjana. Tim tersebut bekerja menyusun proposal dengan berbagai dokumen kelengkapannya yang dilanjutkan dengan mengunggah proposal sudah disusun ke portal SIAGA. Proposal tersebut dianggap memenuhi persyaratan sehingga dilakukan asesmen lapangan oleh tim kementerian untuk melihat kelayakan program studi ini didirikan. Hasil dari asesmen lapangan ada beberapa dikumen borang yang harus disempurkan. Setelah dilakukan penyempurnaan, dokumen tersebut diunggah kembali ke portal SIAGA. Akhirnya, melalui surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nomor 732/E/0/2023, tanggal 5 September 2023, Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia secara syah berdiri dan sudah memenuhi persyaratan akreditasi.