Rencana Strategis Program Studi
Menuju 2030: Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia ULM Luncurkan Renstra Berbasis 'Wetland Culture' dan Teknologi
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (S3), Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM), resmi menetapkan Rencana Strategis (Renstra) untuk periode 2023–2030. Dokumen strategis ini disahkan melalui Keputusan Rektor ULM Nomor 451/UN8.4/DT.04.03/2023, sebagai peta jalan untuk menjadikan prodi ini unggul di tingkat global dengan tetap berpijak pada kearifan lokal lahan basah.
Penyusunan Renstra ini merupakan respons terhadap tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, sekaligus komitmen ULM untuk menciptakan ekosistem akademik yang visioner.
Visi: Unggul Global, Berkarakter Lahan Basah
Visi utama yang diusung hingga tahun 2030 adalah mengembangkan ilmu pendidikan bahasa dan sastra Indonesia yang berdaya saing global dan berkarakter kewirausahaan, dengan memanfaatkan teknologi serta berbasis budaya lingkungan masyarakat lahan basah (wetland culture).
Untuk mencapai visi tersebut, Renstra ini memetakan empat bidang strategis utama:
1. Pendidikan: Kurikulum OBE dan Integrasi AI Dalam bidang pendidikan, prodi melakukan revisi kurikulum dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang mengacu pada KKNI Level 9. Kurikulum ini dirancang adaptif terhadap isu kontemporer seperti literasi digital dan teknologi pendidikan berbasis Artificial Intelligence (AI). Selain itu, sistem pembelajaran akan dimodernisasi menggunakan Learning Management System (LMS) yang terintegrasi, memungkinkan pemantauan perkembangan mahasiswa secara real-time.
2. Penelitian: Pusat Riset “Linguistik Lahan Basah” Salah satu terobosan besar dalam Renstra ini adalah rencana pembentukan pusat riset unggulan “Linguistik Lahan Basah” yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2026. Fokus riset akan mencakup Etnolinguistik, Ekosastra, dan Pedagogi Bahasa berbasis budaya lokal. Prodi menargetkan peningkatan produktivitas publikasi internasional secara signifikan, dengan target mencapai minimal 15 artikel di jurnal bereputasi (Scopus/WoS) per tahun pada tahun 2030.
3. Pengabdian kepada Masyarakat: Desa Mitra Hilirisasi hasil riset akan diterapkan melalui pengabdian masyarakat yang partisipatif. Program unggulannya meliputi pembentukan “Desa Mitra Bahasa dan Budaya” di wilayah lahan basah sebagai laboratorium sosial. Setiap disertasi mahasiswa juga diarahkan untuk menghasilkan model intervensi sosial yang nyata bagi masyarakat.
4. Kerja Sama Internasional Untuk memperluas jejaring, prodi menargetkan kerja sama dengan 61 institusi mitra luar negeri pada tahun 2030. Fokus kemitraan diarahkan pada universitas di Asia Tenggara dan Pasifik yang memiliki kesamaan ekosistem lahan basah, guna mendukung pertukaran dosen, mahasiswa, dan joint research.
Komitmen Implementasi Pelaksanaan Renstra ini tidak hanya akan menjadi dokumen administratif, tetapi akan dipantau secara ketat melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) setiap tahunnya. Dengan langkah strategis ini, Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia ULM optimis dapat mencetak lulusan yang mampu memecahkan masalah masyarakat dan membawa kearifan lokal Kalimantan ke panggung internasional.
RENCANA STRATEGIS
PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA PROGRAM DOKTOR