Banjarmasin — Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerapkan sistem pembelajaran kelas hybrid yang memadukan perkuliahan tatap muka (luring) dan pembelajaran daring. Model pembelajaran ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan mahasiswa pascasarjana yang sebagian besar merupakan kalangan profesional, seperti guru, dosen, dan praktisi, agar dapat mengikuti perkuliahan dengan lebih fleksibel tanpa meninggalkan pekerjaan.
Penerapan kelas hybrid sejalan dengan komitmen ULM dalam Rencana Strategis 2025–2029 untuk memajukan transformasi digital di bidang akademik, antara lain melalui pengembangan platform pembelajaran daring yang terintegrasi guna mendukung metode pembelajaran hybrid. Selain itu, Pedoman Akademik ULM juga membuka ruang bagi fakultas dan program studi yang memenuhi standar untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh melalui e-learning.
Melalui kelas hybrid, mahasiswa dapat mengikuti sebagian perkuliahan secara daring melalui platform pembelajaran digital, sementara sesi-sesi tertentu — seperti ujian, seminar, dan bimbingan intensif — tetap dilaksanakan secara tatap muka. Model ini diharapkan menjaga kualitas interaksi akademik sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, termasuk mereka yang berada di luar Banjarmasin.
Menyambut tahun ajaran mendatang, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (S-3 PBI) ULM menyatakan kesiapannya untuk menerima mahasiswa baru melalui jalur kelas hybrid. Informasi lebih lanjut mengenai penerimaan mahasiswa baru dapat diakses melalui laman https://s3pbiulm.id, surel s3pbi@ulm.ac.id, atau Instagram @s3pbiulm.